Luwu, A24 Media – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Luwu, Sulawesi Selatan, terus menggencarkan edukasi keselamatan berkendara kepada masyarakat, khususnya para pelajar pengguna sepeda motor. Langkah ini dilakukan guna meningkatkan kesadaran berlalu lintas serta mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.
Kasat Lantas Polres Luwu, AKP Sarifuddin, mengatakan bahwa jajarannya aktif turun langsung ke lapangan untuk menyosialisasikan pentingnya keselamatan berkendara. Pihaknya mengimbau para remaja agar selalu melengkapi surat-surat kendaraan, seperti STNK dan SIM, menggunakan helm berstandar SNI, serta memastikan kendaraan dalam kondisi aman dan sesuai spesifikasi.
“Kami juga mengimbau para orang tua agar tidak memberikan kendaraan bermotor kepada anak-anak di bawah umur,” ujar AKP Sarifuddin, Sabtu (25/01/2025).
Sarifuddin menjelaskan bahwa anak-anak yang belum memiliki kestabilan emosional sering kali tergoda untuk terlibat dalam aksi balap liar yang berbahaya, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

Sebagai langkah preventif, Satlantas Polres Luwu mengadakan program *Police Goes to School*, yakni kunjungan ke berbagai sekolah untuk memberikan edukasi tentang pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, bahaya berkendara tanpa kelengkapan surat, dan risiko kecelakaan akibat pelanggaran.
“Program ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran sejak dini kepada pelajar tentang pentingnya keselamatan di jalan raya. Jika edukasi dan teguran tidak diindahkan, kami akan mengambil tindakan tegas demi menciptakan efek jera,” tegasnya.
Dalam salah satu sesi edukasi, Sarifuddin menyampaikan pesan yang mengena bagi para pelajar. “Setiap kecelakaan lalu lintas hampir selalu diawali oleh pelanggaran. Jadi, adek-adekku, ingatki, jatuh di aspal itu tidak seindah jatuh cinta,” katanya dengan nada ringan namun sarat makna.
Polres Luwu juga berharap para orang tua lebih aktif memperhatikan keselamatan anak-anak mereka, terutama dalam penggunaan kendaraan bermotor.
“Dengan langkah pencegahan yang berkesinambungan, kami optimistis dapat mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang presisi di wilayah Luwu,” tutup Sarifuddin.

