Thailand, A24 Media — Komunitas pegiat Desa Digital OpenDesa dengan produk digital OpenSID (Sistem Informasi Desa) berhasil meraih Penghargaan Silver Award pada kategori Publik Sektor dalm event Asean Digital Award 2025 yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand (15-16/01/2025) kemaren.
Pada malam penugarahan yang berlangsung di Capella Bangkok Hotel dihadiri oleh beberapa Menteri Digital negara ASEAN dan tamu undangan lainnya se-Asean. Indonesia sendiri diwakili oleh Menteri Komunikasi dan Digital RI Ibu Meutya Viada Hafid serta Staf Komdigi Prof. Budi. Sementara dari OpenDesa diwakili oleh Herry Wanda (Founder dan IT OpenDesa) serta Eddie Ridwan (Founder OpenDesa).
Sebelumnya, OpenDesa kembali mencatatkan prestasi membanggakan, berawal dari pencapaian luar biasa pada tahun 2024, OpenSID, aplikasi andalan OpenDesa, meraih Peringkat Pertama Nasional dalam kategori Public Sector di ajang IdenTIK 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo). Prestasi ini menjadi jalan bagi OpenSID untuk berkompetisi di tingkat internasional melalui ASEAN Digital Awards (ADA) 2025, sebuah ajang prestisius yang yang diikuti oleh 10 negara ASEAN dengan total 120 proyek inovatif di bidang teknologi.

Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Viada Hafid saat mendampingi Tim OpenDesa sebagai Wakil Indonesia dalam ajang ASEAN Digital Awards (ADA) 2025 ini mengatakan sangat bangga dan salut atas prestasi OpenDesa dengan produk OpenSID nya yang telah mengharumkan nama bangsa Indonesia dikancah Asean. Hal ini juga membuktikan OpenSID sebuah solusi teknologi yang telah digunakan oleh lebih dari 21.000 desa di Indonesia, dengan 8.000 desa aktif menggunakan OpenSID, pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi teknologi dari desa mampu berbicara di tingkat kawasan ASEAN.Semoga semangat inovasi ini terus mendorong kemajuan desa-desa di Indonesia, sekaligus menjadi inspirasi bagi pengembangan teknologi digital berbasis komunitas di Asia Tenggara. (*Red A24)



